Sabtu, 04 Mei 2013

Gejala Migrain, dan penyebabnya

Gejala Migrain, dan penyebabnya


Gejala Migrain, dan penyebabnya, Migraine atau migren adalah sakit kepala parah yang biasa terasa hanya di sebelah kepala, sering kali disertai dengan rasa mula dan ingin muntah, serta berkaitan dengan rasa sakit bila melihat cahaya atau mendengar suara berisik (photophobia dan phonophobia).
Migraine terbagi menjadi dua jenis yaitu :
Migraine dengan aura (klasik), yang artinya sakit kepala didahului dengan fase awal yang disebut dengan aura, dimana di dapat terjadi gejala-gejala seperti melihat kilatan cahaya, kehilangan penglihatan sementara, masalah berbicara atau mati rasa di wajah atau lengan.
Migraine tanpa aura (umum) yaitu sakit kepala tanpa didahului aura.

Penyebab Sakit Kepala Migrain

Ada beberapa penyebab migrain yang harus kita kenali, diantaranya :

  1. Makanan dan Minuman
  2. Usahakan untuk tidak memakan makanan  yang banyak mengandung MSG, zat pewarna, pengawet dan pemanis buatan.
  3. Perubahan hormon estrogen
  4. Perubahan hormon estrogen pada wanita merupakan salah satu penyebab sering migrain. Masa menstruasi merupakan saat-saat dimana kadar hormon estrogen di dalam tubuh tidak stabil.
  5. Stimulasi indra tubuh
  6. Migrain juga sering terjadi akibat stimulasi indra tubuh yang terlalu berlabihan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh faktor lingkungan seperti bau yang menyengat, suara yg terlalu keras, cahaya yang terang, aroma parfum yang berlebihan dan asap rokok bisa menjadi penyebab sering migrain.
  7. Kelelahan
  8. Berolahraga memang dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita, namun bukan berarti anda harus melatih tubuh melebihi kekuatan fisik yang dimiliki. Akibatnya justru malah membuat kepala menjadi sakit.
  9. Jadwal tidur yang tidak biasa
  10. Pola tidur yang tidak normal dan berubah-rubah mengganggu kerja biologis tubuh. Tidur yang terlalu lama hingga lebih dari 8 jam ataupun kurang dari 8 jam bisa membuat kepala anda sakit.
  11. Perubahan cuaca
  12. Tekanan udara yang berubah drastis akibat cuaca yang tak menentu juga menjadi penyebab sering migrain.

Gejala Migrain

Berikut dibawah ini adalah beberapa tanda-tanda sebelum migrain, diantaranya :

  1. Aura ; umumnya berupa cahaya yang berkedip, bintik-bintik, garis melengkung yang melintas.
  2. Perubahan mood ; penderita akan tiba-tiba mengalami depresi tanpa sebab.
  3. Gangguan tidur ; penderita akan mengalami kesulitan untuk tidur dengan nyenyak, insomnia atau akan merasa tetap lelah meski sudah cukup tidur.
  4. Hidung tersumbat dan mata berair ; gejala migrain ini menyerupai gejala sinus, yaitu hidung tersumbat, kelopak mata berkantung dan berair.
  5. Menginginkan makan tertentu ; biasanya coklat.
  6. Nyeri berdenyut ; Nyeri umumnya hanya disebelah bagian kepala.
  7. Nyeri pada mata
  8. Nyeri pada leher
  9. Sering buang air kecil ; biasanya terjadi beberapa jam sebelum migrain
  10. Menguap ; menguap sebagai gejala migrain terjadi berulang-ulang dalam beberapa menit.
  11. Mari rasa ; nyeri seperti ditusuk jarum, biasanya dimulai dari ujung kaki, ke tangan dan naik ke wajah.
  12. Mual dan muntah ; sekitar 70% penderita mengalami mual yang amat mengganggu, bahkan muntah.
  13. Sensitif ; biasanya penderita akan sangat sensitif terhadap cahaya, wewangian dan suara bising.
  14. Susah berbicara
  15. Sebelah tubuh terasa lemah
  16. Gangguan penglihatan
  17. Tidak dapat berkonsentrasi
  18. Lelah
  19. Aktivitas terganggu

Mengatasi migrain


Migrain dapat berdampak besar bagi hidup pengidapnya. Anda kadang-kadang menjadi tidak bisa beraktivitas secara normal saat terserang penyakit ini. Cara menghindari Migrain bagi sebagian orang dalam suatu waktu perlu tetap tinggal di tempat tidur selama beberapa hari saat dan setelah terserang migrain. Meski serangan migrain terkadang dapat memburuk dari waktu ke waktu, namun dalam hitungan tahun, umumnya kondisi pengidap cenderung untuk membaik.

Minum obat sakit kepala atau Obat migrain paling ampuh mungkin bisa meredakan rasa sakitnya tapi penggunaan jangka panjang akan menyebabkan ketergantungan dan peningkatan dosis. Perlu dicatat bahwa obat-obatan tersebut bukanlah obat untuk menyembuhkan tetapi hanya penghilang rasa sakit yang sifatnya sementara. Beberapa dokter bahkan menyarankan jika masih bisa menahan sakit lebih baik ditahan daripada minum obat.

Baca juga : Cara alami menghindari Migrain



EmoticonEmoticon