Obat Alami K-Muricata

author photo
Obat Alami Penyakit Kelenjar Getah Bening

Obat Alami Penyakit Kelenjar Getah Bening - Apa jadinya apabila ada benjolan di leher anda? Perasaan yang pertama mungkin anda akan merasa kurang percaya diri untuk keluar rumah. Selanjutnya, anda harus waspada karena benjolan di leher tersebut mungkin merupakan suatu pertanda awal anda terkena penyakit kanker kelenjar getah bening. Seringkali penderita kanker kelenjar getah bening tidak merasakan gejala yang signifikan. Penderita hanya memiliki semacam benjolan di leher seperti yang telah disebutkan tadi, tak lebih dari itu. Karena tidak adanya keluhan yang khas, maka banyak penderita baru menyadarinya saat penyakit ini masuk stadium lanjut dan apa yang terjadi? pada akhirnya sel kanker sudah terlanjur menyebar dan sulit disembuhkan.

Sedikit Penjelasan Tentang Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker kelenjar getah bening atau dalam bahasa kedokterannya disebut Limfoma adalah sejenis kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal. Gejala dari penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar pada leher, ketiak atau bisa juga pada pangkal paha. Pembengkakan kelenjar tadi sering diawali dengan gejala penurunan berat badan yang cukup drastis, rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk/sesak napas, gatal-gatal, berkeringat pada malam hari dan demam tanpa sebab. Jika dibiarkan, kanker dikhawatirkan akan menyebar dan nantinya akan susah disembuhkan. Untuk itu jika terjadi gejala-gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan dan pengobatan.Masih banyak orang yang menganggap operasi adalah jalan satu-satunya untuk pengobatan kelenjar getah bening. Namun pendapat tersebut sudah terbantahkan.

Baca lebih lengkap : Gejala dan Penyebab Kelenjar Getah Bening

Diagnosis dan Stadium Kanker Getah Bening

Gejala-gejala yang dialami pasien merupakan langkah awal diagnosis pada semua penyakit, termasuk pada kasus limfoma. Selain itu riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik juga perlu dijalani.
Jika dokter menduga Anda mengidap limfoma, maka ia akan menganjurkan beberapa pemeriksaan atau tes untuk memastikan diagnosis, yang meliputi:

Tes darah dan urine. Melalui langkah ini, dokter akan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.
  1. X-ray, CT, MRI, dan PET scan. Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat tingkat penyebaran limfoma.
  2. Biopsi untuk mengambil sampel kelenjar getah bening yang membengkak serta sumsum tulang.
Biopsi, X-ray, CT Scan, MRI, dan PET Scan juga akan membantu dokter untuk menentukan stadium serta tingkat perkembangan limfoma yang Anda derita. Berikut ini adalah penjelasan singkat untuk stadium-stadium dalam kanker kelenjar getah bening.
  1. Stadium 1 – kanker menyerang salah satu kelompok noda limfa.
  2. Stadium 2 – kanker menyerang dua kelompok noda limfa atau menyebar ke satu organ di sekitar noda limfa, tapi hanya terbatas pada tubuh bagian atas atau bawah saja.
  3. Stadium 3 – kanker menyebar ke kelompok noda limfa pada bagian atas dan bawah diafragma.
  4. Stadium 4 – kanker sudah menyebar melalui sistem limfatik dan masuk ke organ atau sumsum tulang.

K-Muricata Obat Alami Kanker Kelenjar Getah Bening

Obat tradisional kanker kelenjar getah bening K-Muricata mengandung dua manfaat herbal alami yakni daun sirsak dan tanaman keladi tikus.

K-Muricata Obat Alami Kanker Kelenjar Getah Bening
Senyawa Acetogenin di dalam daun sirsak memiliki kemampuan untuk menumpas sel kanker 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan obat kanker Adriamycin. Daun sirsak juga dipercaya dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker ( anti-proliferasi ) dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pasien.

Kandungan lain di dalam obat kanker kelenjar getah bening K-Muricata adalah ekstrak keladi tikus yang mengandung senyawa RIPS yang berfungsi untuk mencegah penyebaran sel kanker (metastasis) kemudian menghancurkannya (apoptosis) serta mencegah timbulnya sel kanker baru.

Berdasarkan kutipan dari Prof Dr Chris K.H. Teo, MS, PhD dari Cancer Care Penang, yang telah meneliti Keladi Tikus sejak tahun 1995, bahwa ribuan orang penderita kanker dari stadium awal ( stadium 1 dan stadium 2 ) hingga pasien kanker stadium lanjut (stadium 3 dan stadium 4) dari berbagai penjuru dunia berhasil terbantukan oleh tanaman keladi tikus ini.

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ketika acetogenin dan Rips berpadu maka akan menghasilkan efek anti kanker yang sangat kuat, dibandingkan jika masing-masing senyawa ini bekerja sendirian.

Perpaduan antara daun sirsak dan keladi tikus adalah harapan baru bagi penderita penyakit kanker kelenjar getah bening, karena selain berfungsi untuk mengatasi kanker, juga dapat mencegah munculnya sel kanker baru.

Selain menggunakan obat herbal kanker kelenjar getang bening K-Muricata, untuk mencapai hasil pengobatan yang lebih cepat dan optimal Anda dapat mengkombinasikan K-Muricata dan Amazon Plus. Khususnya bagi pasien kanker yang sudah memasuki tahapan stadium lanjut (stadium 3 dan stadium 4).

Amazon Plus Obat Herbal Kelenjar Getah Bening

Obat alami kanker kelenjar getah bening Amazon Plus merupakan herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami pilihan, yang diproduksi dengan menggunakan bioteknologi canggih dan dikemas secara higienis, sehingga menghasilkan suatu produk herbal berkualitas tinggi.
Amazon Plus Obat Herbal Kelenjar Getah Bening

Kandungan yang terdapat di dalamnya, yakni : Acai Berry, Zaitun Hydroxytyrosol, Delima Merah, Manggis, Blueberry dan Tomat. Berikut khasiat masing-masing kandungan yang ada di dalam obat kanker kelenjar getah bening herbal Amazon Plus:
  1. Acai Berry
    Mengandung antioksidan, lemak sehat, serat, vitamin dan mineral, asam amino dan protein serta sterol. Buah ini juga mengandung beberapa kumpulan senyawa yang disebut Anthocyanins (antosianin) dan flavonoids yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan mengobati beberapa jenis kanker.
    Penelitian
    • Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry mengungkapkan bahwa senyawa polifenol yang diekstrak dari acai berry mampu mengurangi perkembangan ( proliferasi ) sel kanker sebanyak 56-86 %. Lalu phytochemcials ( antioksidan ) dalam acai berry mampu menghentikan proses karsinogenesis pada tingkat molekul, untuk membunuh sel kanker sebelum mereka sempat berkembang biak.
    • Penelitian lainnya dari Department of Clinical Pathology, South Egypt Cancer Institute, Assiut University Mesir, menghasilkan temuan bahwa senyawa antosianin meningkatkan Apoptosis (kematian terprogram) pada Limfoma Sel T manusia. Limfoma Sel T adalah limfoma non-Hodgkin yang ditandai dengan kanker dari sel T.
    • Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Division of Cancer, Epidemiology and Genetics, National Cancer Institute, National Institutes of Health, Rockville, Amerika Serikat, mengungkapkan temuan lain mengenai khasiat flavonoid. Para peneliti mengungkapkan bahwa asupan tinggi flavonoid terkait dengan penurunan risiko terkena penyakit limfoma non-Hodgkin.
    • Para ilmuwan dari Food Safety Research Division, Korea Selatan menemukan bahwa beberapa jenis dari antosianins seperti: cyanidin, delphinidin, pelargonidin, petunidin dan malvidin terbukti menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker berikut: AGS (perut), HCT116 (kolon), MCF-7 (payudara), SF-268 (sistem saraf pusat), HL60 (leukimia), NCI-H460 (paru), TVM-A12 (Melanoma kulit) dan U-87 (Glioblastoma).
    • Penelitian berikutnya di lakukan oleh para peneliti dari Dept. of Pathology, University of Pittsburgh School of Medicine, 3550 Terrace St., Pittsburgh. Mereka meneliti salah satu senyawa turunan antosianin yakni sianidin 3 rutinosida, hasilnya sangat mengagumkan karena senyawa ini ternyata memiliki aktivitas biologis yang luas termasuk antimutagenik dan antikarsinogenik (bersifat melawan kanker) terhadap sel kanker limfoma dan leukimia.
    1. Zaitun
      Buah ajaib ini mengandung dua senyawa utama yakni Hidroksitirosol dan Oleuropein. Kedua senyawa ini berperan penting sebagai anti kanker dan antioksidan yang sangat kuat. Selain itu kedua senyawa ini juga berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti virus dan bakteri.
      Penelitian

      1. Berdasarkan penelitian dari Institute of Biochemistry of Macromolecules, Medical School, Second University of Naples, Napoli, Italia terungkap bahwa Hidroksitirosol yang terkandung di dalam zaitun mampu menginduksi apoptosis pada Limfoma sel T dan Limfoma sel B (jenis limfoma non-Hodgkin).
      2. Darlene E. MCCORD dan Thomas Karagiannis peneliti dari McCord Research, Amerika Serikat berhasilkan mengungkapkan temuan bahwa hidroksitirosol adalah agen kemoterapi alami. Selain itu senyawa ini juga menghambat Angiogenesis, yakni suatu langkah penting dalam pertumbuhan sel kanker.
    2. Delima Merah
      Buah ini mengandung senyawa anti kanker yang bernama Elagitanin yang mampu menetralisir radikal bebas dari dalam tubuh serta mampu menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Kandungan tinggi antioksidan dalam buah ini juga merangsang sel-sel darah putih untuk menetralkan racun di dalam tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh meningkat.
      Penelitian

      1. Penelitian dari Independent Cancer Research Foundation, Inc mengungkapkan bahwa elagitanin dapat mencegah pengikatan karsinogen dengan DNA dan memperkuat jaringan ikat, yang dapat mencegah penyebaran sel-sel kanker (metastasis). Elagitanin memiliki kemampuan untuk menghambat mutasi DNA sel kanker. Selain itu, senyawa ini dianggap sebagai inhibitor kanker yang memiliki kemampuan untuk menyebabkan kematian sel pada sel-sel kanker (apoptosis).
      2. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Lowell Jeffry Lawrence dan William Patrick Reddick, Elagitanin juga efektif untuk menghambat angiogenesis. Penggunaan elagitanin dalam dosis tepat dapat membantu mengobati penyakit : kanker saluran empedu, kanker otak, kanker payudara, kanker serviks, kanker usus besar, kanker endometrium, kanker kerongkongan, kanker lambung, limfoma, termasuk penyakit Hodgkin dan limfoma limfositik, kanker mulut, kanker ovarium, kanker pankreas, kanker prostat, kanker rektum dan kanker ginjal.
    3. Manggis
      Di dalamnya terkandung senyawa xanthones yang bersifat anti kanker, sehingga mampu menghambat dan menumpas perkembangan sel kanker kelenjar getah bening. Selain itu santhones juga memiliki sifat sebagai anti-tumor, anti-inflamasi, anti-jamur (penting untuk semua pasien kanker), anti-bakteri (untuk melindungi DNA), antioksidan (12 jenis xanthones), antiproliferasi, membunuh sel-sel kanker dan menyebabkan apoptosis (kematian sel terprogram) untuk beberapa jenis kanker.
      Penelitian

      1. Para ilmuwan dari Gifu International Institute of Biotechnology, Jepang berhasil menemukan bahwa senyawa xanthones di dalam kulit manggis dapat menginduksi apoptosis (kematian sel) berbagai jenis sel kanker, termasuk sel kanker limfoma.
      2. Menurut Dr Agung Endro Nugroho MSi Apt, kulit manggis mengandung 50 jenis senyawa xanthone. Pemeran utama penumpas sel kanker ialah alfamangostin dan garcinon-E. Keduanya menghambat proliferasi sel kanker dengan mengaktivasi enzim kaspase 3 dan 9, yang memicu apoptosis atau program bunuh diri sel kanker. Alfamangostin juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan merangsang sel pembunuh alami yang bertugas membunuh sel kanker dan virus.
    4. Tomat
      Buah ini mengandung senyawa anti kanker bernama likopen. Kandungan likopen di dalam 30 ml Amazon Plus sama dengan kandungan di dalam 1 kg tomat. Inilah yang menjadikan Amazon Plus sebagai obat tradisional kanker getah bening yang mujarab dan terbukti menyembuhkan.
      Penelitian

      1. Studi observasional menemukan bahwa asupan tinggi likopen dikaitkan dengan insiden lebih rendah terkena kanker, terutama kanker getah bening dan prostat.
      2. Satu studi kohort prospektif diikuti 47.894 orang selama periode 4 tahun. Subyek studi yang diberi asupan tinggi likopen memiliki tingkat yang lebih rendah untuk terkena kanker.
      3. Penelitian oleh para ahli dari Department of Medicinal Chemistry and Pharmacognosy, University of Illinois College of Pharmacy, Chicago menemukan bahwa likopen menginduksi apoptosis pada garis sel limfoma Burkitt.
    5. Blueberry
      Mengandung senyawa resveratrol yang sangat penting bagi pasien kanker kelenjar getah bening.  Resveratrol adalah agen anti-kanker yang sangat kuat.
      Penelitian
      1. Menurut International Journal of Oncology, resveratrol mengganggu jalur sel-sel ganas, mencegah mereka untuk berkembang biak. Studi ini menunjukkan bahwa resveratrol sangat berguna dalam mengobati limfoma agresif.
      2. Studi lain dari Department of Biology, Boston College, Chestnut Hill, MA 02467, Amerika Serikat, menemukan bahwa Resveratrol menginduksi apoptosis pada sel folikel limfoma OCI-LY8 ( non-hodgkin), dengan cara melibatkan penghambatan sinyal gen BCL6.
    Ke 6 komposisi herbal ini berpadu menghasilkan sebuah obat herbal kanker kelenjar getah bening yang ampuh dan sangat aman serta tanpa efek samping yang merugikan bagi tubuh. Menggabungkan pengobatan K-Muricata dan Amazon plus adalah jawaban terbaik untuk mengobati penyakit kanker limfoma yang Anda derita ( khususnya jika kanker sudah berada pada stadium lanjut ).

    Aturan Minum / Dosis
    1. K-Muricata 2-3 sachet sehari
    2. Amazon plus 3×30 ml sehari
    Aturan minum ini tidak mengikat dan dapat disesuaikan dengan kronisnya penyakit dan kondisi kesehatan pasien.

    Harga Obat Alami Kelenjar Getah Bening
    • 1 botol Amazon Plus ( 350 ml ) Rp.276.000,- ( untuk 4 hari pengobatan )
    • 1 dus isi 6 botol Amazon Plus Rp.1.560.000,- ( lebih hemat )
    • 1 box K-Muricata isi 30 sachet Rp.600.000,- ( untuk 10-15 hari pengobatan )
    • 3 box K-Muricata Rp.1.700.000,- ( lebih hemat )

    Kisah Sembuh dari Kanker Kelenjar Getah Bening 

    Berikut ini kisah kesembuhan dari kanker kelenjar getah bening yang pernah diderita oleh Bapak
    Rozak Jaber (42), asal Bandung, Jawa Barat.

    Rozak Jaber merupakan seorang pegawai swasta yang telah menderita penyakit kelenjar getah bening kurang lebih selama satu tahun. Gejala awal yang beliau alami adalah panas tinggi dan mulai muncul benjolan pada leher dan ketiak. lalu ia memeriksakan diri ke dokter dan diketahui bahwa ia menderita penyakit kanker kelenjar getah bening di leher dan di ketiak.

    Berdasarkan rekomendasi sahabatnya, Rozak mulai rutin mengkonsumsi obat kanker kelenjar getah bening alami Amazon Plus sebanyak 3 x 30 ml setiap hari. Setelah jalan 21 hari pengobatan, dan menghabiskan sekitar 6 botol, ia sudah merasakan perubahan. Benjolannya sudah benar-benar kempes dan badan terasa sangat segar dan bugar.

    Ia pun memeriksakan kembali ke dokter, hasilnya sungguh menakjubkan, hasil lab menunjukan penyakit kanker yang dideritanya sudah sembuh. Padahal dokter hanya memberikan obat antibiotik.
    “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa segera sembuh dari penyakit ini berkat pertolongan dari Allah akhirnya saya diberi petunjuk obat tradisional kanker kelenjar getah bening yang manjur.” Terangnya

    Selain Amazon Plus, Rozak juga minum obat mujarab kanker getah bening K Muricata 3 x 1 sachet sehari, teh yang berkhasiat ini bekerja sebagai detoksifikasi racun dalam tubuh juga untuk menumpas sel kanker dalam tubuh. Kini Rozak sudah sehat sepenuhnya dan dapat beraktivitas seperti biasa lagi.

    This post have 0 komentar


    EmoticonEmoticon

    Next article Next Post
    Previous article Previous Post

    Advertisement

    Obat Alami